Jumat, 03 Februari 2012

jika hidup adalah suatu perjalanan maka sampai kapankah kita kan berjalan...
akan kah titik hentinya brujung indah....
suatu pesan yang tak mungkin lagi kita pungkiri kita mesti beriman dan bertakwa...

sajak hitam

hey, lihat lah ketika aku menyekap mu dalam 4 sudut yg hitam juga pada kelambu yg hitam, juga dalam hati yang galau-hitam, juga dunia yang hitam, sajak ini kutuliskan buat orang-orang yang hitam di negri ini aku membuat perumpamaan pada bait pertama pada puisi ini smoga kamu mngrti pak. . . kamu yang hitam, apa kau tak tau kami kegelapan, segeromboloan kuda hitam liar mengepung kami, dimalam kami diburu kelelawar hitam, dia menggantung dimata kami, merobek mata kami, kami berjalan tak tau arah, sajak ini sajak hitam, 2012 warnet barcelona