Ketika kau menjelma embun
Keitka kau menjelma embun
Diselaput matamu ada kejernihan
Yang belum sempat aku basuh
Aku ingin kau menemani ku bergualat dengan pagi
Dan menjenguk rumput-rumput yang meneteskan air mata
Jika kau menawarkan aku embun
Maka ijinkan aku meminumnya
Biarkan aku mabuk dengan seribu kata-kata
Yang pernah kau tusukan dikedua telinga ku
Maka ijinkan pula aku membangunkan mentari
Yang tidur dipelipis mu itu
aku sangat bosan dengan hari ini
ya, ketika kau menjema embun
Makambata 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar